Senin, 09 Februari 2015

Melihat Kehidupan Belangkas di Pulau Sawi



Salah  satu  hewan khas yang banyak terdapat di Pulau Sawi Dusun sungai tengar  Desa  sungai gantang  . Pulau Sawi dan Sei. Tengar . Merupakan obyek Wisata Pendidikan Cinta Bahari (OWPCB) . Pantai  sawi dan  Sungai tengar merupakan salah satu obyek wisata pantai yang indah. Selain panorma pantai, dikawasan ini juga terdapat muara sungai tengar yang berair tawar. Hamparan pasir kwarsa yang ada dikawasan ini menjadikan Sungai Tengar bervegetasi khas tanaman cemara dan pohon gelam. Di daerah ini  memiliki banyak  belangkas, hewan  laut yang mirif tapal kuda  karerna ini sering di sebut horseshoe crab  kepiting sepatu kuda  .  Hewan beruas ruas  artopoda  dari keluarga limulidae  ini  dalam bahasa  jawa  Mimi , bahasa latinnya Carcinoscorpius rotundicauda .    Kepiting sepatu kuda ini  hidup di laut yang berlumpur  , selain itu  juga ada jenis yang hidup  di paya-paya air tawar. Kepiting ini  tergolong hewan kuno yang kini masih hidup di bumi, karena itu bentuknya unik  .  Belangkas mudah ditangkap di tepi-tepi pantai kerana tidak menggigit.  Ukurannya bisa mencapai hingga 51 cm (20 inci). Bila bagian anggota tubuhnya putus bisa tumbuh seperti semula dan ia juga mempunyai sistem kekebalan yang menakjubkan.  Ada peribahasa dalam masyarakat Jawa iaitu 'mimi-lan-mintuno' yang berarti cinta sejati dimana satu lelaki dan satu perempuan selalu bergerak bersama-sama ke mana saja. Kita akan temui belangkas di laut dangkal dalam keadaan berpasangan yaitu seekor jantan dan seekor betina. Di USA  hewan unik ini dimanfaatkan untuk beberapa penyakit, antara lain muntah darau,  tubuh belangkas boleh digunakan untuk mematikan virus, bakteria dan toksin. Serum anti-toksin menggunakan belangkas telah berkembang di Eropa, Amerika Serikat, Jepangn dan Asia Barat sejak 1988. Daging dan telur belangkas bisa dikonsumsi  besarnnya sebesar biji kacang ijo, rasanyapun mirif kacang hijau. Nelayan di sini sudah paham betul mana yang dapat dimakan mana yang tidak, karena ada jenis belangkas yang beracun. Pada tahun 2005 pernah terjadi warga di Kecamatan Kendawangan Kab. Ketapang mati keracunan telur Belangkas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar