Rabu, 01 April 2015

Desa Jadi Destinasi Wisata

Mengapa pedesaan layak menjadi destinasi wisata. Sekarang ini wisata yang bersifat masal sudah bergeser pada wisata minat khusus dimana seseorang ingin mencari pengalaman pribadi ,.Tren masa kini bagimana  kita bisa berwisata, tapi juga mendapat ilmu dan pengalaman yang berharga diantaranya adalah wisata lingkungan (ekowisata, termasuk agrowisata

). Rakyat negara maju sudah bosan dengan kehidupan yang serba wah, bising, macet, modern, hyper market , polusi dan tegang. Mereka ingin menyendiri, hidup ke alam yang tanpa polusi, hijau, segar, udara bersih, air bersih , kehidupan yang tenang dan juga penuh andrenalin. Karena itu aktivitas yang penuh tantangan,  yang berbeda  dari daerah asalnya menjadi pilihan mereka. Pedesaan  sangat menjanjikan , warga yang ramah, alam yang sejuk, hijau,  alam indah, sepi dan jauh dari kebisingan dan penuh dengan tantangan. Beberapa gologan wisatawan yang senang dengan desa ini umumnya adalah negar negara maju. Kemudian kelompok wisatawan dari golongan ilmuawan, seperti fotograper, penyuka  biologi, rural kemasyarakatan dll. Kelompok ini datang  tanpa waktu yang khusus, sepeti liburan dll, karena mereka memang mencari sesuatu, yaitu ilmu dan pengalaman. Mereka juga berkunjung dalam jangka yang lebih panjang , sehingga tidak tergesa gesa. Waktu lebih bnyak, sehingga banyak ide, banyal aktivitas yang mereka buat. Mereka memang lebih pelit, tidak menghambur hamburkan uang, tetapi sering menjadi dermawan, misalnya memperbaiki jembatan, membuat sumur air bersih. Mereka dari kelompok sosial dan ilmuawan sehingga sering tidak pelit ilmu. Karena agak lama bukan mustahil mereka juga lebih familiar, lebih mencintai daerah yang mereka kunjungi menjadi kampung barunya. Memang ada kelemahan desa untuk menjadi tempat wisata, kehidupan yang kurang bersih, fasilitas yang terbatas dan banyak lagi kekurangan desa menjadi hambatan, tepi justru ini yang menjadi kelebihan dan sekaligus kekurangn desa sebagai destinasi wisata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar