Rabu, 25 Mei 2016

Bertemu Penjaga Gerbang Jantung Borneo Taman Nasional Sebangau termasuk kantong orangutan, satu dari empat kera besar di dunia. Hutan di kawasan ini menjadi gerbang dari jantung Kalimantan.

Brown namanya, makhluk lucu yang bikin deg-degan. Kami menjumpainya dalam sebuah siang yang bahagia. Brown muncul begitu saja tanpa diduga. Saat itu, kami baru usai berlelah-lelah, berkubang di lahan gambut demi bertemu saudara-saudaranya.

Brown adalah orangutan (Pongo pygmaeus worumbii) yang diperkirakan berusia 30 tahun. Ia mulai teridentifikasi sejak Mei 2015 oleh tim observasi orangutan yang beranggotakan para warga Desa Karuing di Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. 

Di kawasan penelitian Hutan Punggualas seluas 400 hektar, diketahui setidaknya ada 29 orangutan yang terdata pernah melintas atau menetap di area ini. Karuing adalah desa terdekat dari Punggualas yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Sebangau.

Brown terlihat sedang bergelayutan di pepohonan di sekitar Visitor Center Punggualas pada jam makan siang. Ia lalu turun ke dahan yang lebih rendah, seperti sengaja ingin menampakkan diri.

Orangutan ini dikenal ”ramah”, tidak takut sekaligus tidak agresif terhadap manusia. Beberapa orang yang kegirangan lantas berswafoto (selfie) dengan latar belakang Brown.

Kami menyaksikan pergerakan Brown dengan santai, dengan hanya meniti jalan ”setapak” dari kayu yang dibuat sebagai pengantar dari visitor center untuk masuk hutan.
Ia bagaikan ”bonus” setelah kami sepagian blusukan ke dalam hutan mencari sosok-sosok besar berbulu coklat. 

Orangutan bernama Brown di kawasan Taman Nasional Sebangau, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. (Sri Rejeki/Kompas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar