Kamis, 26 Maret 2015

Andorra Negara yang tinggkat penganggurannya terkecil didunia.



Tahukah anda Negara Andoora, Negara kecil ini terletak   di baratdaya Eropa, yang berlokasi di sebelah timur Pegunungan Pyrenees dan dibatasi oleh Spanyol dan Perancis.  Negara Andorra  dibentuk pada tahun 1278. Andorra diperintah oleh ”kongsian” antara presiden dari Republik Perancis dan Uskup Catalonia-Spanyol, dengan pemerintahan sehari-hari di tangan seorang perdana menteri. Ibukota negaranya, Andorra la Vella, merupakan ibukota negara yang berlokasi paling tinggi di Eropa, yaitu pada ketinggian 1023 meter. Bahasa nasionalnya adalah Catalan, walaupun Bahasa Spanyol, Perancis, dan Portugis juga dipakai secara luas. Salah satu penyebab kecilnya pengangguran didaerah ini adalah sebagian besar penduduknya tergantung dari sector pariwisata yang memiliki efek ganda bagi sector lainnya.  Selain itu Andorra adalah negara terkecil ke-6 di Eropa dengan luas wilayahnya yang hanya 468 km2 dan populasinya kira-kira 83.888 jiwa pada tahun 2009. Pariwisata merupakan sumber penghasilan utama Andorra, yang mencapai 80% dari total PDB Andorra. Diperkirakan 10,juta turis mengunjungi Andorra  per tahun, yang tertarik dengan status bebas pajak dan resort musim dingin maupun musim panasnya.
Sektor perbankan, dengan status bebas pajaknya, juga berkontribusi besar terhadap perekonomian Andorra. Produksi pertanian sangat terbatas, sebab hanya 2% tanahnya yang dapat ditanami, dan kebanyakan produk makanan berasal dari impor.  Andorra memang ”menjual” alamnya. Sekitar 80 persen dari pendapatan domestik bruto Andorra bersumber dari pariwisata. Ada sedikit porsi pendapatan lain, yakni dari perkebunan tembakau. Meski hanya mengandalkan pariwisata, hebatnya pendapatan per kapita penduduknya mencapai 34.240 dollar AS. Angka pengangguran nol persen!  Pariwisata Andorra sebenarnya baru tumbuh pada pertengahan abad lalu, ketika infrastruktur dan transportasi dibangun. Sebelumnya, berabad-abad silam, Andorra identik dengan keterisolasian dengan mata pencarian penduduk yang bergantung pada hasil hutan. Negara berpenduduk sekitar 90.000 jiwa ini pun nyaris selalu netral dalam peristiwa perang dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar