Kamis, 19 Maret 2015

Burung Hantu “Celepuk” Rinjani (Otus jolandae)

Burung hantu merupakan salah satu burung yang aktip pada malam hari, karena itu dinami dengan burung hantu. Burung ini memakan tikus, ular, kodok dan serangga . Diperkebunan beberaopa jenis burung hantun dipelihara untuk predator bologis mengendalikan hama tikus. Kini para ahli menemukan spesies burung hantu bernama Otus jolandae

burung hantu celepuk rinjani
Burung Hantu Celepuk Rinjani, gambar: mongabay.co.id
Keberadaan burung hantu Rinjani sebenarnya sudah lama diketahui terutama oleh masyarakat setempat. Oleh para ilmuwan awalnya dianggap sama dengan spesies burung hantu Otus magicus. Spesies ini ditemukan oleh Alfred Everett pada tahun 1896 di kawasan hutan gunung Rinjani pada ketinggian 25 - 1350 m.

Spesies ini disadari perbedaannya oleh Dr Jolanda Luksenburg di tahun 2003. Burung hantu ini dinamai ‘jolandae’ untuk menghormati penemunya. Otus jolandae juga merupakan spesies endemik burung pertama dari Lombok. Penemuan ini dipublikasikan pada Februari 2013.

Perbedaan celepuk Rinjani dengan burung hantu lainnya pertama kali disadari lewat suaranya. Siulan Otus jolandae lebih bersih daripada Otus magicus yang serak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar