Burung hantu merupakan salah satu burung yang aktip pada malam hari, karena itu dinami dengan burung hantu. Burung ini memakan tikus, ular, kodok dan serangga . Diperkebunan beberaopa jenis burung hantun dipelihara untuk predator bologis mengendalikan hama tikus. Kini para ahli menemukan spesies burung hantu bernama Otus jolandae
 |
| Burung Hantu Celepuk Rinjani, gambar: mongabay.co.id |
Keberadaan burung hantu Rinjani sebenarnya sudah lama diketahui terutama
oleh masyarakat setempat. Oleh para ilmuwan awalnya dianggap sama
dengan spesies burung hantu
Otus magicus. Spesies ini ditemukan oleh Alfred Everett pada tahun 1896 di kawasan hutan gunung Rinjani pada ketinggian 25 - 1350 m.
Spesies ini disadari perbedaannya oleh Dr Jolanda Luksenburg di tahun
2003. Burung hantu ini dinamai ‘jolandae’ untuk menghormati penemunya.
Otus jolandae juga merupakan spesies endemik burung pertama dari Lombok. Penemuan ini dipublikasikan pada Februari 2013
.
Perbedaan celepuk Rinjani dengan burung hantu lainnya pertama kali disadari lewat suaranya. Siulan
Otus jolandae lebih bersih daripada
Otus magicus yang serak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar