Merdeka.com - Alam Indonesia menyimpan kekayaan fauna yang
beraneka ragam dan mengagumkan. Bukti dari hal itu berhasil dijepret
oleh seorang fotografer organisasi WWF (World Wide Fund for Nature).
Nicholas Cegalerba, sang fotografer, tidak menyangka bila
penelitiannya di taman nasional Bukit Barisan Selatan, Sumatera Utara,
bisa membuatnya melihat penampakan langka saat sebuah ular hijau merah
sedang berburu di kegelapan malam.
Menariknya, pria berumur 32 tahun ini juga berhasil menangkap foto
detik-detik mendebarkan saat ular tersebut berhasil menangkap seekor
kadal dan menelannya secara bulat-bulat di atas pohon.
Menurut Nicholas, ular hijau merah itu menghabiskan waktu 30 menit
untuk menelan kadal yang diprediksi memiliki panjang 25 senti meter dan
tubuh yang hampir 5 kali lipat dari tubuh ular tadi.
"Kadal itu baru saja terbangun di sebuah dahan, lalu sekitar satu
menit kemudian muncul ular yang langsung mematuk kepala kadal tadi.
Dibutuhkan waktu 2-3 menit sebelum kadal tadi akhirnya pingsan akibat
racun si ular," ungkap Nicholas.
Ular bernama latin Trimeresuresus albolabris insularis tersebut
memang tersebar di seluruh Indonesia. Ular ini tergolong ular ganas yang
sering dijumpai menunggu mangsa di ranting pohon dan bambu di kawasan
hutan.
Sejatinya, makanan 'reguler' dari ular Trimeresuresus ini adalah
serangga, katak, atau burung-burung kecil, namun sangat jarang diketahui
ular ini memangsa seekor kadal pohon.
Ciri khas ular Trimeresuresus adalah tubuh yang ramping menyerupai
ranting pohon, kepala segitiga, dan warna tubuh hijau dengan tambahan
totol-totol putih.
Walaupun tubuhnya kecil, ular yang bisa tumbuh hingga panjang dua
meter ini mempunyai racun yang cukup berbahaya bagi manusia, yakni
Hemotoksin. Jika dipatuk, racun ular Trimeresuresus bisa menyebabkan
kerusakan peredaran darah hingga kematian jika tidak segera ditangani.
Baca juga:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar