Kalimantan Barat-KETAPANG, (kalimantan-news) Menurut
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten
Ketapang, Yudo Sudarto saat dihubungi di Ketapang, Rabu, sudah sekitar
60 orang yang sudah mendaftar.
“Ada tiga tingkat kegiatan yang dipertandingkan. Mulai seleksi daerah, tingkat umum dan pemula,” kata Yudo Sudarto.
Ia melanjutkan, olahraga menyumpit memang terus dikembangkan dan dipopulerkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Bupati Ketapang Henrikus dikabarkan juga akan mencoba menyumpit di
sela-sela lomba tersebut. “Ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi
peserta. Harapannya, akan memberi motivasi dalam upaya meningkatkan
prestasi olahraga di Kabupaten Ketapang,” kata Yudo Sudarto.
Sementara Kepala Seksi Olahraga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda
dan Olahraga Kabupaten Ketapang, Bernard Irawan mengatakan, kegiatan
untuk peserta perseorangan putra dan putri ini dibagi dalam tiga
kategori, yakni tingkat seleksi daerah, umum dan pemula.
Rinciannya, tingkat umum mewakili kecamatan, klub atau sekolah dengan
mengikutsertakan peserta kategori perseorangan atau sekolah. Demikian
juga kategori perseorangan putri banyaknya tidak dibatasi.
Sedangkan tingkat pemula (SD/SLTP), kategori perseorangan putra banyaknya juga tidak dibatasi.
Ia menjelaskan, selama pertandingan dilaksanakan, peserta diwajibkan memakai pakaian olahraga.
“Dilaksanakannya lomba olahraga tradisional adalah untuk menumbuhkan
kesadaran dan melestarikan olahraga-olahraga tradisional. Permainan
rakyat ini mengandung nilai sejarah dan pendidikan yang ada di berbagai
daerah,” kata dia.
Apalagi, ujar dia, olahraga dapat mendorong menjadi lebih aktif,
kreatif, berkembangnya kecerdasan secara intelektual, emosional dan
spiritual untuk jiwa, fisik dan mental. (phs/Ant)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar